Atraksi Bambu Gila

Category: Tempat Wisata 105 0

Keragaman khazanah budaya dan tradisi Indonesia memang sangat banyak. Keragaman tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas nya masing-masing. Berbicara mengenai kebudayaan, tak lengkap rasanya jika tak mengulas satu per satu ragam budaya yang dimiliki Indonesia. Salah satunya adalah atraksi “Bambu Gila”. Mendengar namanya saja mungkin sudah membuat kita bergeleng-geleng. Lantas apa saja keunikan atraksi Bambu Gila ini.

Atraksi Bambu Gila

Berkunjung ke daerah Maluku, anda bisa menemeukan tradisi unik satu ini. Bambu Gila atau tarian mistis bambu gila juga dikenal dengan sebutan Buluh GIla dan Bara Suwen. Jika ingin menyaksikan atraksi unik ini, anda bisa berkunjung ke dua desa di kabupaten Maluku Tengah. Dua desa tersebut adalah Desa Liang, Kecamatan Salahatu dan Desa Mamala, Kecamatan Leihitu. Sejatinya di daerah maluku utara sendiri juga terdapat atraksi bambu gila, atraksi ini bisa dijumpai di beberapa daerah di kota Ternate dan sekitarnya.

Sebelum memulai atraksi mistis ini, perlu dilakukan tahap persiapan terlebih dahulu. Adalah sang pawang yang akan terlebih dahulu memilih bambu yang akan digunakan untuk media tarian mistis ini. Memilih bambunya pun tak sembarangan, bambu yang akan digunakan biasanya berasal dari dalam hutan dan jumlah ruasnya harus ganjil. Setelah bambu didapatkan, maka akan lanjut ke tahap selanjutnya yakni tahap pembakaran kemenyan yang di dalam tempurung kelapa sembari sang pawang membaca mantera. Mantera yaang diucap dalam bahasa tanah. Bahasa Tanah sendiri meruppakan salah satu bahasa tradisional masyarakat Maluku.

Pada saat pembakaran inilah, asap pembakaran kemenyan akan dihembuskan ke batang bambu yang akan digunakan untuk ritual tari mistis ini. Selain itu bahan yang digunakan adalah jahe. Jahe dikunyah sambil dibacakan mantera, lantas disemburkan ke batang bambu oleh sang pawang. Fungsi kedua benda ini yaitu untuk memanggil arwah para leluhur dan memberikan kekuatan mistis kepada bambu. Sehingga bambu tersebut akan bergerak. Semakin lama semakin kencang dan akan sulit untuk dikendalikan. Itulah kenapa tarian mistis ini disebut bambu gila.

Bambu yang bergerak tersebut sangat sulit dikendalikan. Biasanya satu longsong bambu akan dipegangi oleh delapan orang. Meskipun sudah dipegangi oleh delapan orang, bambu tersebut tetaplah bergerak liar dan susah dikendalikan. Biasanya para pemuda desa setempat yang diberikan tugas untuk memegangi bambu tersebut. Kedelapan pemuda tersebut harus berusaha mengendalikan pergerakan liar bambu tersebut. Sekilas memang atraksi ini terlihat mudah. Padahal sejatinya dibutuhkan tenaga yang kuat dan stamina yang fit. Karena semakin ditahan, maka akan semakin kuat pergerakan bambu tersebut. Tak heran jika banyak pemuda terpental pada saat menahan bambu tersebut.

Hal ini dikarenakan bambu yang dipegang akan menjadi semakin berat dan susah dikendalikan. Satu per satu pun para pemainnya akan jatuh berguguran ke tanah. Menariknya lagi, atraksi ini juga diiringi dengan aluanan tifa, sebuah alat musik khas Maluku yang mirip dengan perkusi. Hal ini yang membuatnya seakan sebagai sebuah tarian.

Permainan atau atraksi bambu gila ini berakhir ketika pawang menutup salah satu ruas bambu dengan telapak tangannya dan membacakan matera. Maka dengan seketika bambu yang tadinya berat pun akan menjadi ringan. Atraksi ini biasanya diselenggarakan saat ada festival maupun acara budaya lainnya.

Related Articles

Add Comment