Menaklukkan Puncak Jayawijaya

Category: Tempat Wisata 242 0

Bagi anda yang gemar mendaki Gunung, tentunya anda kenal dengan nama besar Gunugn Jaya Wijaya. Gunung ini merupakan salah satu Gunung yang banyak didamkan oleh para pendaki untuk bisa menaklukannya. Pegunungan Jayawijaya adalah nama untuk deretan pegunungan yang terbentang memanjang di tengah provinsi Papua Barat dan Papua (Indonesia) hingga Papua Newguinea di Pulau Irian. Pegunungan Jayawijaya juga merupakan satu-satunya pegunungan dan gunung di Indonesia yang memiliki puncak yang tertutup oleh salju abadi.

Menaklukkan Puncak Jayawijaya

Daya Tarik:
Deratan pegununghan yang memiliki puncak tertinggi di Indonesia ini sangat menantang nyali para pendaki untuk menjelajahinya hingga puncak. Tak banyak orang yang berani mendaki gunung ini. Di butuhkan nyali dan tenaga yang besar untuk mampu merengkuh puncak Jayawijaya. Uniknya lagi pegunungan Jayawijaya terbentuk kakibat pengangkatan dasar laut ribuan tahun silam. Tak heran jika di pegunungan Jayawijaya anda dapat menemukan fosil makhluk laut pada batuan gamping dan klastik. Oleh karena itu selain menjadi menjadi surganya para pendaki, Pegunungan Jayawijaya juga menjadi surganya para peneliti geologi dunia. Bagi anda yang hobi petualang adrenalin , tentu sangat berhasrat untuk bisa menaklukkan puncak Jayawijaya. Selain itu anda pun bisa merasakan secara langsung salju yang ada di puncaknya. Ditambah lagi dengan suguhan pemandangan alam yang terlihat dari ketinggian 4.800 mdpl akan membuat anda semakin terpacu untuk tak menyerah dengan kondisi tubuh yang sudah didera rasa lelah.

Sejarah Nama:
Pegunungan Jayawijaya juga dikenal dengan nama Carstenz Pyramide, atau Puncak Carstensz. Nama tersebut diambil dari seorang petualang asal negeri Belanda, yakni Jan Carstensz. Ia merupakan orang yang pertama kali melihat adanya puncak bersalju di daerah tropis, tepatnya di Pulau Papua. Ia melakukan pengamatan melalui sebuah kapal laut pada tahun 1623. Namun hasil laporan Jan Carstensz itu dianggap mengada-ada, karena kala itu hasil laporan belum bisa dibuktikan dengan pengamatan langsung. Selain itu dahulu beredar anggapan jika pegunungan bersalju di tanah tropis adalah sesuatu yang hampir mustahil. Barulah pada tahun 1899, kebenaran laporan Jan Carstensz terungkap. Melalui sebuah ekpedisi Belanda, ditemukanlah puncak gunung yang diselimuti salju tersebut. Untuk menghormati Carstensz, maka puncak gunung tersebut kemudian diberi nama sesuai dengan namanya. Sedangkan sebutan Puncak Jayawijaya merupakan pemeberian Presiden Soekarno setelah berhasil merengkuh kedaulatan Papua Barat dari Belanda. Nama ini mengandung makna “puncak kemenangan”, sebagai ungkapan syukur atas bersatunya Papua Barat dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Fasilitas Publik:
Karena pegunungan Jayawijaya merupakan trek pendakian Internasional, maka fasiltas publik yuang ada disana terbilang cukup lengkap dan memadai. Anda bisa menyewa peralatan pendakian dan menyewa jasa pemandu pendakian profesional untuk mengikuti prosedur keselamatan disana.

Related Articles

Add Comment