Tanjung Pinang – Gerbang Keindahan Pulau Bintan

Category: Tempat Wisata 100 0

Tanjung Pinang adalah ibu kota Provinsi Kepulauan Riau yang pernah menjadi saksi abadi lahir dan berakhirnya Kesultanan Johor-Riau. Pulau yang memiliki luas 3,5 kilometer ini menyimpan cagar budaya yang berwujud bangunan arsitektural, makam dan situs. Dataran rendahnya dihiasi rawa dan hutan bakau, tak ada perbukitan di daerah Tanjung Pinang. Kawasan permukimannya pun terpusat di satu wilayah.

Tanjung Pinang - Gerbang Keindahan Pulau Bintan | Biasputih.com

Dahulu Pulau Bintan merupakan tempat persinggahan kapal-kapal pedagang dari berbagai belahan dunia. Tak heran jika kala itu Bintan menjadi kawasan akulturasi budaya. Anda bisa melihat bangunan-bangunan peninggalan masa lampau, mulai dari masjid, gereja, kuil Budha, Tao, dan candi Hindu. Semua bangunan tersebut dibangun berdekatan. Perpaduan budaya asing dan melayu membawa nuansa tersendiri bagi kehidupan masyarakat Bintan. Pada masa Pemerintahan Hindia Belanda, Tanjung Pinang merupakan pusat pemerintahan Residentie Riouw Hindia Belanda. Tak heran jika saat ini anda masih bisa melihat sisa-sisa bangunan bernuansa belanda di kota Tanjung Pinang, salah satunya adalah kediaman walikota.

Berkunjung ke Tanjung Pinang, anda bisa melakukan beragam aktivitas seru dan menyenangkan. Salah satu tempat yang wajib anda kunjungi adalah Pulau Penyengat. Jarak Pulau Penyengat dengan Tanjung Pinang hanya 2 km dan bisa ditempuh dalam waktu 15 menit menggunakan perahu kecil. Tempat ini merupakan lokasi pemerintahan Kesultanan Johor-Riau yang meninggalkan sebuah istana dengan perpaduan arsitektur Jawa dan Belanda. Anda bisa berkeliling pulau dan menemukan Kompleks Pemakanan Kesultanan Johor-Riau dan Masjid Sultan Riau. Selain itu anda juga bisa berkunjung ke Pulau Senggarang untuk melihat desa etnis Cina Teochew yang membangun rumah-rumah di atas panggung. Dan tak jauh dari Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah terdapat sebuah vihara Budha besar yang disebut Vihara Maitreya. Disana terdapat Patung Dewi Quan Yin setinggi 16,8 meter dan berat 40 ton. Masih banyal lagi hal unik dan seru yang bisa anda eksplore ketika berkunjung ke Tanjung Pinang dan Pulau Bintan.

Transportasi
Untuk moda transportasinya pun terbilang sudah berkembang cukup baik. Ada bisa menuju Tanjung Pinang melalui moda transportasi udara dan laut.

Kuliner
Belum ke Tanjung Pinang jika belum menyicipi nikmatnya mie lendir yang terdiri dari mie kuning dan tauge, serta taburan bawang goreng di atasnya. Kuah mie lender sangat unik terbuat dari kacang dan kental seperti lendir. Kuliner khas ini biasanya disajikan sebagai menu sarapan pagi. Anda bisa menemukannya dengan mudah di warung-warung atau kedai kopi di sekitarTanjung Pinang.

Related Articles

Add Comment