Modus Kejahatan yang Sering Mengintai Para Wisatawan

Category: Tips Wisata 52 0

Yang namanya kejahatan dapat mengincar siapa saja. Kejahatan tak pandang bulu. Para wisatawan atau pelancong menjadi sasaran empuk bagi para pelaku kejahatan. Tidak semua tempat wisata memiliki keamanan yang cukup baik. Maka dari itu anda pun harus berhati-hati saat berwisata. Anda bisa memperhatikan modus-modus kejahatan berikut untuk lebih waspada mengenai kejahatan yang bisa saja mengincar anda saat berwisata.

Modus Kejahatan yang Sering Mengintai Para Wisatawan

1. Taksi Nakal
Sudah menjadi rahasia umum, jika banyak oknum taksi melakukan kecurangan-kecurangan terhadap penumpangnya. Oknum-oknum taksi yang tak bertanggung jawab tersebut memanfaatkan kelengahan penumpangnya untuk mencari keuntungan. Biasanya modus yang mereka gunakan yaitu memasang argo yang sudah diatur sedemikian rupa agar turis membayar lebih mahal dari harga yang seharusnya. Atau sopir taksi sengaja memutar arah agar lebih lama dan perjalalanan menjadi lebih jauh dari yang seharusnya. Hal tersebut tentu membuat tarif di argo membengkak. Untuk menghindari oknum taksi nakal tersebut, anda bisa menggunakan jasa taksi resmi bandara atau anda bisa membuat kesepakatan terlebih dahulu dengan sang sopir taksi mengenai tarif perjalanan. Jangan lupa carilah informasi mengenai tarif normal taksi yang berlaku di tempat yang akan anda kunjungi.

2. Waspada Pencopet
Turis merupakan sasaran empuk bagi para pencopet. Umumnya para turis belum mengetahui medan atau situasi tempat yang akan mereka kunjungi. Modus para pencopetpun beragam, ada yang menggunakan hipnotis, jambret, maupun pencopet yang terorganisasi. Untuk menghindari hal tersebut, usahakan anda tidak membawa barang-barang berharga atau benda-benda yang mencolok saat perjalanan wisata, terutama di tempat-tempat sepi.

3. Diskon dan Undian
Modus ini merupakan salah satu modus yang sering terjadi, umumnya para pelaku menawarkan suatu paket diskon dan undian yang sangat menarik kepada para turis. Para penipu tersebut pun akan menarik minat anda agar mengeluarkan biaya untuk paket tersebut. Jadi untuk menghindari hal tersebut, hindarilah orang asing yang menawarkan paket atau undian.

4. Polisi Gadungan
Waspadalah terhadap polisi gadungan, karena aktivitas mereka sulit diprediksi. Umumnya mereka beroperasi di sekitar area bandara. Modus mereka dengan berpura-pura bertindak sebagai polisi yang mengatakan jika paspor atau dokumen perjalanan anda bermasalah, lalu anda akan dimintai sejumlah uang untuk mengatasi situasi tersebut. Adapun modus lain yakni sang polisi gadungan akan berpura-pura memeriksa uang palsu yang beredar, anda pun akan diminta mengeluarkan dompet anda. Lalu dompet anda pun akan dibawa kabur. Untuk menghindari penipuan ini, Anda harus tegas mengatakan jika terjadi masalah anda hanya mau menyelesaikannya di kantor polisi. Dan satu lagi, jangan pernah memberikan dompet kepada orang asing siapapun termasuk kepada polisi.

5. Hitung Uang Kembalian
Biasanya modus penipuan ini dilakukan oleh toko yang ramai dikunjungi oleh turis. Pelaku sengaja mengulur waktu untuk memberikan uang kembalian. Biasanya turis yang tidak sabaran, akan menerima uang kembaliannya tanpa dihitung terlebih dahulu. Bisa saja uang kembalian tersebut tidak sesuai dengan jumlah pembelian anda. Maka ada baiknya anda menghitungnya terlebih dahulu sebelum meninggalkan toko atau tempat perbelanjaan.

Related Articles

Add Comment